Virus PMK Serang Ternak Sapi, Peternak Panik

Virus PMK Serang Ternak Sapi, Peternak Panik

Loteng – Virus menular yang menyerang ternak sapi akhir-akhir ini mulai mencemaskan warga. Virus yang dinamakan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diduga telah menyerang sapi warga.
Meski tidak menular ke manusia, namun virus PMK bisa sangat merugikan para peternak, jika tidak segera diantisipasi.
Penyakit Mulut dan Kuku secara umum menyerang hewan herbivora berkuku genap seperti sapi dengan ciri-ciri klumori terkelupas, ada lepuk, keluar lendir dari hidung. Hewan ternak yang terserang penyakit ini akan mengalami demam tinggi hingga 41 derajat, muncul air liur berlebihan, serta ada luka lepuh di rongga mulut atau pada lidah. Serta pembengkakan kelenjar pertahanan terutama di daerah mandibula atau rahang bawah. Sekitar mulut, moncong, gusi, kuku, payudara hewan juga tampak lepuh atau luka. Penyakit ini juga diketahui mudah menular. Penyebarannya pun lewat udara. Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, PMK baru ditemukan di Lombok Tengah dan Lombok Timur. Saat ini pihak terkait masih melakukan uji lab untuk memastikan sapi yang positif PMK.
Jenis virus ini diketahui pernah terjadi di tahun 1990 an sebagai dampak dari pengiriman ternak ilegal. Di Indonesia sendiri sudah terkonfirmasi positif baru di Jawa Timur dan Aceh.
Meski dianggap sebagai virus berbahaya karena bisa mengakibatkan kematian pada hewan, namun jenis virus ini masih bisa disembuhkan dengan pemberian vitamin.

Sementara itu, sejumlah peternak di Lombok Tengah mengaku khawatir dengan adanya virus PMK. Meski tidak menular ke manusia, namun virus ini bisa sangat merugikan para peternak, jika tidak segera diantisipasi. Terlibih banyak peternak yang belum mengetahui secara lengkap terkait virus PMK termasuk juga cara penanganannya.
Oleh karena itu, para peternak berharap ada sosialisasi dan penyuluhan dari dinas terkait, sebelum terlambat dan merugikan para peternak.(ddy/ltg)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )