Warga Mareje yang Mengungsi  Dipulangkan

Warga Mareje yang Mengungsi Dipulangkan

Lobar – Setelah kurang lebih sepekan berada ditempat pengungsian sekitar 53 warga Mareje yang mengungsi di Polres Lombok Barat akhirnya kembali pulang. Khususnya setelah kondisi di Mareje dipastikan kondusif pasca-keributan akibat kesalahpahaman hingga terjadi pengrusakan rumah warga.
Warga yang sempat mengungsi pun menyambut kepulangan mereka dengan suka cita. Mereka dengan girang berebut menaiki kendaraan yang telah disediakan oleh pihak kepolisian. Dari kendaraan yang di siapkan oleh polres Lombok barat melambaikan tangan kepada para personel yang telah menemani mereka selama di pengungsian.
Sementara itu, gubernur NTB Zulkieflimansyah yang hadir saat pemulangan warga Mareje berharap, kejadian serupa tidak boleh terjadi lagi, pasalnya menurut Zul, NTB merupakan miniatur dan replika Indonesia dengan berbagai keragaman yang ada. Sehingga harmonisasi di tengah keragaman itu, selama ini dinilai telah berjalan dengan baik.
“Jangan lagi ada kejadian yang membuat publik salah persepsi, kita ini miniatur Indonesia, itu berjalan dengan baik,” harap bang Zul.
Hal senada juga diutarakan Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid yang menyebut kondisi di Mareje sudah lama aman. Namun para pengungsi baru dipulangkan sekarang sebagai langkah antisipasi, lantaran maraknya isu-isu simpang siur yang masih beredar di media sosial.
“Nanti kita ke sana berbaur dengan masyarakat dan InsyaAllah nanti hari Rabu kita akan rowah bersama dan meriap (membuat masakan, red) itu dua-duanya Islam dan budha kita makan bersama-sama,” papar Fuzan.
Di tambahkan Fauzan, Pemda bersama berbagai unsur akan menggelar “roah bersama” di Mareje pada Rabu pekan depan. Kegiatan itu untuk menghangatkan kembali kebersamaan antara lain dengan meminta para perempuan di Mareje memasak hidangan bersama untuk dinikmati seluruh masyarakat.(ham/lbr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )