Warga Montong Gamang Tolak SMPN 3 Kopang Dijadikan Tempat Karantina
Foto:Suasana Protes Warga di Depan SMPN 3 Kopang (dedy/lomboktvnews.com)

Warga Montong Gamang Tolak SMPN 3 Kopang Dijadikan Tempat Karantina

Lombok Tengah– Puluhan Warga Desa Montong Gamang, Menolak rencana Bupati Lombok Tengah yang ingin menjadikan Gedung SMP 3 Kopang sebagai tempat isolasi pasien OPD (Orang Dalam Pemantauan) covid-19, Karena dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap psikologi siswa terhadap pandemi covid-19, Selain itu, Warga juga menilai di LombokTengah masih banyak gedung lainnya milik pemda yang bisa dijadikan tempat isolasi  selain dari gedung sekolah.

Aksi penolakan warga montong gamang terhadap rencana Pemerintah Daerah setempat menjadikan SMPN 3 Kopang sebagai tempat isolasi mandiri Pasien ODP covid-19 wilayah Kecamatan Kopang, Dilakukan dengan menyegel pintu gerbang SMPN 3 Kopang yang berlokasi di jalan raya Montong Gamang, Selain itu, Warga juga memasang poster di pintu gerbang sekolah bertuliskan penolakan terhadap rencana pemerintah yang dianggap tidak ada sosialisasi tersebut.

Sujitman salah satu tokoh masyarakat montong gamang, Mengatakan seluruh warga Montong Gamang sepakat menolak penggunaan gedung SMPN 3 Kopang,  Sebagai tempat isolasi mandiri warga yang berstatus ODP di Kecamatan Kopang, Karena dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap psikologi siswa terhadap pandemi covid-19.

“ Kan masih banyak gedung selain sekolah, misalnya ada gedung serba guna di kantor camat kopang atau ada juga pasar jelojok yang baru selesai di bangun, tidak harus menggunakan sekolah yang ada di kecamatan kopang ini  sebagai tempat isolasi “, Protesnya

Selain Warga Montong Gamang penolakan juga dilakukan oleh Warga Kopang dan Warga Waje Geseng terhadap penggunaan gedung sekolah sebagai tempat isolasi mandiri pasien ODP covid-19.

Sementara itu, Sejak mewabahnya pandemi covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah,  Pemda setempat memperketat proses isolasi mandiri bagi warga Lombok Tengah yang datang dari luar daerah, Termasuk juga mengkarantina Cluster Gowa yang dianggap paling mendominasi dalam penularan covid-19 di NTB.

Bupati Lombok Tengah juga mengeluarkan instruksi agar setiap kecamatan dan desa menyiapkan tempat isolasi mandiri,  Termasuk dengan menggunakan gedung sekolah,  Namun penggunaan gedung sekolah sebagai tempat isolasi banyak menuai penolakan dari Warga Lombok Tengah.(ddy/ltng)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )