Warga NTB Jadi Korban Kapal Karam di Malaysia

Warga NTB Jadi Korban Kapal Karam di Malaysia

Mataram – Sebanyak 6 warga asal Nusa Tenggara Barat, diduga menjadi korban kapal karam di Malaysia. Sejumlah dokumen yang beralamatkan di kabupaten/kota yang ada di NTB, ditemukan di kapal karam yang membawa calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) menuju Malaysia. Para korban itu, diduga berangkat secara ilegal atau non prosedural.
Kapal yang mengangkut puluhan PMI itu karam di laut tenggara Tanjung Balau, Kota Tinggi, Johor Baru Malaysia. Diduga kapal karam akibat terjangan gelombang tinggi yang disebabkan oleh cuaca buruk.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB, Gede Putu Ariyadi menyampaikan, pemerintah setelah mendapatkan informasi tersebut langsung menerjunkan personilnya, guna menelusuri kebenaran identitas para korban.
“Ini yang ditemukan identitas ya, ada enam identitas dari penumpang yang ada pada kapal yang kecelakaan itu. Dan ada dua orang Warga Negara Indonesia yang sudah dipastikan menjadi korban. Sudah kita tugaskan tim untuk melakukan verifikasi dengan kepala desa sesuai dengan alamat yang disebutkan,” terang Ariyadi.
Sementara, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abri Danar Prabawa mengatakan, ia baru mendapatkan informasi terkait ditemukannya dua orang korban meninggal dunia yang teridentifikasi sebagai warga NTB. Ia memastikan, saat ini tengah melakukan investigasi terkait siapa yang memberangkatkan para korban secara ilegal.
“Nanti akan ada identifikasi siapa yang membantu proses keberangkatan mereka harus ditindak tegas. Semoga nanti kita mendapatkan informasi yang valid,” ujarnya.
Ia uga memastikan bahwa para korban berangkat secara ilegal, karena sampai saat ini negara Malaysia masih belum membuka pintu masuk bagi CPMI, lantaran krisis ekonomi yang disebabkan oleh covid-19.(ris/mtr)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )